Jumat, 28 Oktober 2011

10 Fenomena aneh yang terjadi dalam pikiran manusia




Ok! kali ini saia akan membahsa tentang fenomena alam bawah sadar yg sangat membingungkan dan menjadi misteri sampai saat ini...  terhitung sampai saat ini saia masih sering mengalami beberapa dari misteri yg dipaparkan di bawah ini... saia jadi bingung knapa bisa ea??? mh.... sedikit penjelasan bwat yg sering ngerasa misteri D'javu .. smoga bermanfaat... cekidot.. :D


10. Deja vu
Deja vu adalah pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana anda sudah mengalaminya atau melihat situasi baru itu sebelumnya - anda merasa seolah-olah peristiwa telah terjadi atau sedang mengulanginya.
Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang kuat seperti sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh. Pengalaman "yang sebelumnya" ini biasanya berhubungan dengan mimpi, tetapi kadangkadang ada suatu perasaan pasti bahwa itu sudah terjadi di masa lalu.

9. Deja Vecu

Deja vecu (Dibaca deya vay-koo) adalah apa yang dialami banyak orang ketika mereka berpikir sedang mengalami deja vu. Deja vu adalah perasaan telah
melihat sesuatu sebelumnya, sedangkan deja vecu adalah pengalaman setelah melihat suatu peristiwa sebelumnya, tapi hanya di dalam detil yang besar - seperti mengenali bau-bauan dan bunyi-bunyian. Hal ini juga biasanya disertai oleh suatu perasaan yang sangat kuat akan pengetahuan sesuatu yang akan datang kemudian. Pengalaman yang pernah terjadi - tidak hanya mengenal apa yang akan datang berikutnya - tetapi juga mampu mengatakan kepada orang di sekitar apa yang akan datang itu, dan biasanya itu adalah benar. Ini sangat aneh dan sensasi yang tidak bisadijelaskan.

8. Deja Visite

Deja Visite adalah pengalaman yang hanya sedikit orang mengalaminya di mana melibatkan suatu pengetahuan gaib akan suatu tempat yang baru. Sebagai contoh, anda mungkin pernah mengetahui jalur jalan di suatu kota yang baru anda datangi atau pemandangannya meskipun tidak pernah ke sana sebelumnya, dan anda yakin mustahil mempunyai
pengetahuan tentang itu. Kalau Deja Visite tentang hubungan-hubungan geografis dan ruang, selagi Deja Vecu adalah tentang kejadian-kejadian sementara waktu. Nathaniel Hawthorne menulis tentang sebuah pengalaman seperti ini di dalam bukunya "Our Old Home" di mana dia mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai denah tata letaknya. Ia kemudiannya mampu melacak pengalaman itu dalam sebuah puisi karangan Alexander Pope yang dibacanya beberapa tahun kemudian. Puisi itu menggambarkan keadaan benteng itu dengan akurat persis seperti yang diketahuinya.

7. Deja Senti

Deja Senti adalah fenomena akan sesuatu yang pernah dirasakan. Hal ini eksklusif sebuah fenomena kejiwaan dan jarang menetap di dalam ingatan anda setelah itu. Di dalam kata-kata dari orang setelah mengalaminya adalah: "Apa yang menjadi perhatian adalah apa yang sudah diperhatikan sebelumnya, dan sungguh sudah dikenal, tetapi sudah dilupakan untuk sementara waktu, dan sekarang merasa puas seakan-akan hal itu telah diingat kembali. Kemampuan mengingat itu selalu dimulai dengan suara orang lain, atau oleh perkataan dari pikiranku sendiri, atau dengan apa yang kubaca dan perkataan jiwa.
Aku pikir selama keadaan tidak normal aku berkata-kata secara umum beberapa kalimat sederhana seperti Oh, ya. Aku mengerti, Tentu saja, aku ingat, dan lain-lain, hanya satu atau dua menit kemudian aku dapat mengingat kembali semuanya, dengan tidak memerlukan kata-kata maupun pemikiran yang dinyatakan dengan lisan untuk menimbulkan ingatan. Aku hanya mendapatkan bahwa perasaan itu serupa dengan apa yang sudah kurasakan sebelumnya di dalam kondisi tidak normal seperti itu.
Anda berpikir baru saja mengucapkannya, tetapi anda juga menyadari bahwa sesungguhnya tidak mengucapkan suatu kata pun.

6. Jamais Vu
Jamais vu (tidak pernah melihat) digambarkan sebagai sebuah situasi sudah pernah dikenal tapi tidak bisa mengenali. Hal itu sering dianggap sebagai kebalikan dari deja vu dan menimbulkan perasaan ngeri dan takut. Anda tidak mengenali sebuah situasi meskipun anda mengetahui secara rasional bahwa anda telah berada di dalam situasi itu sebelumnya. Secara umum dapat dijelaskan ketika seseorang beberapa saat tidak mengenali seseorang, kata, atau tempat yang sebetulnya sudah diketahuinya. Ini menjadikan orang percaya bahwa jamais vu merupakan sejenis gejala dari kelelahan otak.

5. Presque Vu
Presque vu sering diungkapkan dengan kata-kata, "serasa sudah di ujung lidah" - merupakan perasaan yang kuat bahwa anda akan mendapatkan petunjuk atau ilham akan apa yang terlupa, tapi tidak pernah datang. Istilah "presque vu" artinya "hampir melihat". Sensasi presque vu dapat sangat mengacaukan perasaan dan pikiran, dan seringkali orang sudah tidur dibuatnya.

4. Lesprit de lEscalier
L'esprit de l'escalier (lelucon di tangga rumah) adalah rasa untuk berpikir suatu komentar balasan yang cerdas ketika hal itu sudah terlambat untuk disampaikan. Ungkapan itu dapat digunakan untuk menguraikan tentang komentar balasan yang cepat terhadap penghinaan, atau setiap komentar pintar dan jenaka, walaupun kedatangannya sudah terlambat dan tidak berguna lagi diumpamakan kita berpikir ketika sudah berada di atas tangga meninggalkan suatu kejadian.
Sebuah kata dari bahasa Jerman treppenwitz digunakan untuk maksud yang sama. Ungkapan yang terdekat di dalam bahasa Inggris untuk menguraikan situasi ini adalah "being wise after the event atau menjadi bijaksana setelah kejadian.
Peristiwa itu biasanya disertai oleh perasaan penyesalan karena tidak terpikirkan sebelumnya untuk memberikan komentar balasan yang cepat di saat diperlukan. Tapi mungkin lebih bijaksana kalau kita berpikir bahwa balasan itu mungkin bisa merunyamkan hubungan. Tuhan menyintai orang yang sabar dan menahan diri.

3. Capgras Delusion

Capgras delusion adalah fenomena di mana seseorang percaya bahwa sahabat karib atau keluarganya sudah berganti identitas seperti seorang penipu. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan kuno bahwa bayi-bayi telah dicuri dan digantikan oleh peri penculik anak dalam dongeng-dongeng di abad pertengahan, seperti juga khayalan modern mengenai makhluk asing atau alien yang mengambil alih tubuh dari orang-orang di bumi untuk dijadikan sekutu mereka.
Khayalan ini ditemukan paling umum pada pasien berpenyakit jiwa, tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga sudah mengacaukan pikiran anda.

2. Fregoli Delusion

Fregoli Delusion adalah fenomena otak yang jarang terjadi, di mana seseorang mempercayai bahwa orang-orang yang berbeda, sesungguhnya adalah orang yang sama yang sedang menyamar. Hal itu sering dihubungkan dengan paranoid dan kepercayaan bahwa orang yang menyamar itu sedang berusaha untuk menganiaya dirinya. Kondisi itu diberi nama seperti aktor Italia, Leopoldo Fregoli yang terkenal dengan kemampuannya untuk merubah diri secara cepat selama penampilannya aktingnya. Laporan pertama di 1927 dalam sebuah studi kasus pada seorang wanita berusia 27 tahun yang percaya dia sedang dianiaya oleh dua yang aktor yang sering dilihatnya di sebuah teater. Dia percaya kalau orangorang ini "mengejarnya terus-menerus dengan berubah wujud seperti orang-orang yang dikenalnya.

1. Prosopagnosia

Prosopagnosia adalah fenomena di mana seseorang tidak mampu mengenali wajah-wajah orang atau obyek yang seharusnya sudah dikenal. Orang-orang yang mengalami kekacauan ini biasanya mampu menggunakan perasaan lainnya untuk mengenali orang-orang, seperti bau parfum seseorang, bentuk atau gaya rambut, suara, atau bahkan gaya berjalan mereka. Suatu kasus yang klasik dari kekacauan ini dimuat dalam sebuah buku yang terbit tahun 1998 dan pernah ditampilkan dalam bentuk opera Michael Nyman berjudul "The man who mistook his wife for a hat atau orang yang keliru akan istrinya karena topinya.
Kita mempunyai beberapa pengalaman akan perasaan, yang datang kepada kita beberapa saat, dari apa yang kita katakan, dilakukan setelah dikatakan atau dilakukan sebelumnya, di suatu waktu yang lampau - dari hal-hal di sekeliling kita, berupa masa lalu, dengan wajah-wajah sama, benda-benda, dan keadaan - dari pengetahuan kita yang sempurna akan apa yang akan dikatakan nanti, seolah-olah kita tiba-tiba mengingatnya! - Charles Dickens





sumber :http://terselubung.blogspot.com/2011/02/10-fenomena-aneh-yang-terjadi-dalam.html
 

Selasa, 25 Oktober 2011


Politik Islam dan Politik Jahiliyyah


catatan ini saia dapat dari teman kecil saia yang kini telah tercatat manjadi warga negara di negeri jiran (malaysia) ... mungkin dalam penyampaian nya agak sedikit berbau melayu... namun tag sulit bagi kita untuk memahami... silahkan di baca... shar juga untuk teman-teman yang suka dengan dunia ISLAMIC POLITIC ...   selamat membaca sahabat :)

Dalam buku Fiq Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna, Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris menulis: ”Politik itu terbagi dua: politik syar’i (politik Islam) dan politik non syar’i (politik non Islam). Politik syar’i bererti upaya membawa semua manusia kepada pandangan syar’i dan khilafah (sistem pemerintahan Islam) yang berfungsi untuk menjaga agama (Islam) dan urusan dunia. Adapun politik non syar’i atau politik versi manusia adalah politik yang membawa orang kepada pandangan manusia yang diterjemahkan ke undang-undang ciptaan manusia dan hukum lainnya sebagai pengganti bagi syari’at Islam dan bisa saja bertentangan dengan Islam. Politik seperti ini menolak politik syar’i kerena merupakan politik yang tidak memiliki agama. Sedangkan politik yang tidak memiliki agama adalah politik jahiliyah.”




Semenjak tahun 1924 ummat Islam tidak lagi hidup di bawah naungan sistem Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Bahkan di berbagai penjuru dunia Islam dideklarasikan berdirinya negara-negara dengan konsep nation-state(negara-kebangsaan). Mulailah kaum muslimin mengekor kepada negara-negara kafir yang mengkotak-kotakkan manusia berdasarkan keanekaragaman suku dan bangsa. Sebelumnya ketika Khilafah Islamiyyah masih tegak ummat Islam hanya memahami manusia berdasarkan pembagian yang Allah gambarkan di dalam Al-Qur’an, iaitu manusia beriman (Al-Mu’minun) dan manusia kafir (Al-Kafirun).

Ketika Khilafah masih tegak ummat Islam tidak mengenal adanya pemisahan antara urusan agama dengan berbagai urusan kehidupan sehari-hari, termasuk kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada pemisahan antara kehidupan beragama dalam tataran kehidupan individual mahupun sosial. Namun semenjak faham negara-aqidah dihapuskan lalu diganti dengan ideologi nasionalisme mulailah kaum muslimin mengalami pergeseran tolok ukur. Aqidah Islam yang sebelumnya dijadikan sebagai perekat utama masyarakat dilokalisir menjadi sebatas keyakinan individual muslim. Sedangkan masyarakat diarahkan untuk menjadikan etnisitas kebangsaan sebagai perekat kehidupan sosial. Seolah2 agama hanya berlaku dalam tataran pribadi, sedangkan dalam tataran sosial agama harus disampingkan. Kemudian muncullah ajaran primordial kebangsaan yang menggantikan agama sebagai identitas dan perekat sosial.

Dalam buku Petunjuk Jalan bab Tumbuhnya Masyarakat Islam dan Ciri Khasnya, Sayyid Qutb menulis: ”Sesungguhnya dakwah Islam yang dibawa Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallam merupakan mata rantai terakhir dari rangkaian dakwah dan seruan ke jalan Islam yang telah berjalan lama di bawah pimpinan para Rasul dan utusan-utusan Allah yang mulia. Dakwah ini di sepanjang sejarah wujud manusia mempunyai sasaran dan tujuan yang satu. Yaitu,membimbing manusia untuk mengenal Ilah mereka yang Maha Esa dan Yang Maha Benar, agar mereka menyembah dan mengabdi hanya kepada Ilah Yang Maha Esa dan mengubur segala penuhanan terhadap sesama makhluk.

Seluruh umat manusia kecuali segelintir orang saja, tidak ingkar dengan dasar ketuhanan dan tidak menafikan wujudnya Tuhan; tetapi mereka salah pilih dalam hal mengenal hakikat Tuhan yang benar. Mereka menyekutukan Tuhan yang benar dengan tuhan-tuhan yang lain. Bisa dalam bentuk ibadat dan akidah, atau pun dalam bentuk ketaatan di bidang pemerintahan dan kekuasaan.

Dua bentuk itu adalah SYIRIK yang boleh menyebabkan manusia keluar dari agama Allah. Padahal para Rasul sudah mengenalkan Allah swt. kepada mereka. Tapi, mereka mengingkariNya setelah berlalu beberapa masa dan generasi. Mereka pun kembali ke alam jahiliyah, kemudian kembali mensyirikkan Allah, baik dalam bentuk akidah dan ibadat, atau dalam bentuk ketaatan di bidang pemerintahan, atau pun di dalam dua bentuk itu sekaligus.

Inilah dia tabiat dakwah ke jalan Allah di sepanjang sejarah umat manusia. Ia mempunyai tujuan dan sasaran yang satu yaitu “ISLAM (MENYERAH)” di dalam pengertian penyerahan diri sepenuhnya, penyerahan diri dan kepatuhan para hamba kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam, menarik umat manusia keluar dari mengabdikan diri kepada sesama hamba Allah, kepada suasana menyembah dan mengabdikan diri kepada Allah SWT, membawa mereka keluar dari sikap patuh dan tunduk kepada sesama hamba Allah di dalam urusan peraturan hidup dan pemerintahan, nilai-nilai dan kebudayaan, untuk bersikap patuh dan tunduk kepada kekuasaan pemerintahan dan peraturan Allah saja di dalam semua urusan hidup.”

Untuk inilah Islam datang melalui Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallamsebagaimana ia datang melalui para Rasul sebelum beliau. Ia datang untuk membawa umat manusia patuh kepada kekuasaan dan pemerintahan Allah seperti seluruh alam ini berjalan mengikuti landasan peraturan Allah.”

Sebuah masyarakat Islam berbeza samasekali dari masyarakat Jahiliyyah. Masyarakat Islam berdiri di atas fondasi aqidah La Ilaha Illa Allah, keyakinan bahwa hanya Allah sajalah satu-satunya tempat memuja, memuji, memohon pertolongan, menyerahkan kepatuhan dan ketaatan. Penghambaan kepada Allah bukan tercermin dalam urusan ibadah ritual-formal belaka. Tetapi ia juga tercermin dalam aspek nilai-nilai moral serta hukum-hukum pribadi mahupun sosial yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Sedangkan sebuah masyarakat Jahiliyyah berdiri di atas fondasi bahwa sesama manusia boleh dipuji, dipuja, dimintai pertolongannya, diserahkan kepatuhan dan kesetiaan kepadanya. Oleh kerana di dalam masyarakat seperti ini akan selalu hadir para thaghut, iaitu pihak yang sedikit saja memperoleh kekuasaan lalu berlaku melampaui batas sehingga menuntut ketaatan dari para rakyatnya, pengikutnya, muridnya, bawahannya. Dalam sejarah kemanusiaan Allah abadikan di dalam AlQur’an gambaran thaghut paling ideal iaitu Fir’aun. Fir’aun yang sombong sehingga sampai hati memgelarkan dirinya di hadapan rakyat Mesir yang ia pimpin dengan kalimat: ”Akulah tuhan kalian yang Maha Mulia.”
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa). Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya. berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi". (QS AnNaziat ayat 21-24)

Itulah sebabnya mengapa segenap para Nabi dan Rasul utusan Allah menyampaikan suatu seruan universal yang berlaku sepanjang zaman. Iaitu seruan kepada umatnya masing-masing agar menyembah Allah semata dan menjauhkan diri dari para thaghut.
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS An-Nahl ayat 36)

Politik Islam adalah politik syar’i. Ia merupakan politik yang berlandaskan konsepsi mendasar aqidah Islamiyyah, yaitu La Ilaha Illa Allah, keyakinan bahwa hanya Allah sajalah satu-satunya tempat memuja, memuji, memohon pertolongan, menyerahkan kepatuhan dan kesetiaan. Politik Islam pasti akan menghantarkan masyarakat untuk membentuk diri menjadi masyarakat Islam. Sedangkan politik jahiliyyah merupakan politik yang tidak syar’i. Politik jahiliyyah akan menghasilkan tumbuhnya sebuah masyarakat jahiliyyah lengkap dengan suburnya eksistensi para thaghut di dalamnya. Politik seperti ini akan menyebabkan manusia sedar tidak sedar menghamba kepada sesama manusia.

Mengomentari kondisi realita umat Islam dewasa ini tidak lagi hidup di bawah naungan sistem Khilafah Islamiyyah yang telah runtuh 85 tahun yang lalu, maka Said Hawwa dalam kitabnya Jundullah menulis: ”Akibatnya, hilanglah Islam dari kehidupan manusia secara hampir sempurna. Hilanglah sistem politiknya, dan hilanglah konsepnya dari umat, untuk digantikan dengan konsep nasionalisme. Konsepnya hilang dari negara, untuk digantikan dengan konsep lain. Juga hilang dari ruang pengadilan, untuk digantikan yang lain. Syariatnya hilang digantikan dengan perundangan lain. Konsepnya hilang dari ruang-ruang permusyawaratan, untuk digantikan konsep demokrasi Timur atau Barat. Konsepnya hilang dari kekuasaan eksekutif untuk digantikan dengan konsep jahiliah secara total. Konsepnya hilang dari parti-parti yang Rabbani untuk digantikan oleh sistem kepartian jahiliah.”

Saudaraku, marilah dengan penuh kesabaran kita meniti kembali jalan perjuangan Nabi shollallahu ’alaih wa sallamdan para sahabat ketika mereka masih tertindas di kota Mekkah sebelum hijrah ke Madinah. Marilah kita pelajari kembali bagaimana Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dan para sahabat berjuang tanpa sedikit pun berfikir untuk bertolakansur dengan sistem jahiliyyah dan para thaghutnya ketika mereka masih lemah sekalipun. Sebab mereka hanya punya satu cita-cita, iaitu mengembalikan hati manusia ke dalam pangkuan aqidah kalimat tauhid dimana manusia diajak untuk hanya menghamba kepada Allah dan tunduk kepada syariatNya. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dan para sahabat tidak pernah sejenak pun bertoleransi dengan aqidah kemusyrikan dan tunduk kepada sistem jahiliyyah yang berlaku, betapapun risikonya mereka terpaksa mengalami berbagai ujian, tekanan, penyeksaan, penindasan bahkan pembunuhan.

Saudaraku, bagaimanapun kita perlu memahami bahwa Politik Islam tidaklah sama dengan Politik Jahiliyyah. Berbeza satu sama lain dalam hal landasan keyakinannya, semangatnya, fikrah-ideologinya, sistem pembentukannya, budayanya, tingkah-laku para pelakunya. Yang jelas, keduanya sangat berbeza secara fundamental dalam hal siapa yang dijadikan pusat kesetiaan, penghambaan dan ketergantungan. Politik Islam sejak hari pertama telah memproklamirkan dirinya sebagai sebuah mega-proyek untuk pembebasan manusia dari penghambaan sesama manusia untuk hanya menghamba kepada Allah semata. Sedangkan Politik Jahiliyyah menjadikan sesama manusia sebagai tempat menyerahkan kesetiaan, ketaatan dan ketergantungan sehingga suburlah di dalamnya para thaghut...!!

Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami bahwa yang benar itu adalah benar dan berilah kami kekuatan untuk mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami bahwa yang batil itu adalah batil dan berilah kami kekuatan untuk menjauhinya. Amin.


sumber : eramuslim

Senin, 24 Oktober 2011

mari belajar bahasa minangkabau :)


Bahasa Minangkabau

Setelah sekian lama mendiami bumi perantauan ternyata banyak dari rekan2 dan para sahabat smwa yang ingin belajar bahasa ibu yg sering di dngar dari saia dan sesama dunsanak seperantauan yang lain.. jadi saia berinensiatif untuk memberi suatu materi dasar menguasai bahasa minangkabau , dalam memudahkan rekan2 smwa untuk bisa berbahasa minangkabau atau lebih dikenal dngan bahasa padang (walaupun sebenarnya bahasa padang adalah persepsi yg salah) yg baik dan benar ..Namun harus diketahui juga bahwa di wilayah minangkabau yg terbentang dari semua wilayah administratif sumatera barat , separuh dari provinsi riau , bagian utara provinsi jambi , bagian utara provinsi Bengkulu bagian selatan provinsi sumatera utara .. aceh barat daya dan seutuh Negara bagian Negeri Sembilan (Malaysia)memiliki bahasa khas dan dialek atau irama yg beragam yang tidak ditemukan di wilayah minangkabau yg lain..
 .

Bahasa Minangkabau atau Baso Minang adalah salah satu anak cabang bahasa Austronesia yang dituturkan khususnya di wilayah Sumatera Barat, bagian barat propinsi Riau serta tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Terdapat pertentangan mengenai hubungan bahasa Minangkabau dengan bahasa Melayu. Sebagian pakar bahasa menganggap bahasa ini sebagai dialek Melayu, karena banyaknya kesamaan kosakata dan bentuk tuturan di dalamnya, sementara yang lain justru beranggapan bahasa ini merupakan bahasa mandiri yang berbeda dengan Melayu.

Daerah sebar tutur

Secara historis, daerah sebar tutur Bahasa Minangkabau meliputi bekas wilayah kekuasaan Kerajaan Pagaruyung yang berpusat di Batusangkar, Sumatera Barat. Batas-batasnya biasa dinyatakan dalam ungkapan Minang berikut ini:

Dari Sikilang Aia Bangih
hingga Taratak Aia Hitam.
Dari Durian Ditakuak Rajo
hingga Sialang Balantak Basi.

Sikilang Aia Bangih adalah batas utara, sekarang di daerah Pasaman Barat, berbatasan dengan Mandailing Natal, Sumatera Utara. Taratak Aia Hitam adalah daerah Bengkulu. Durian Ditakuak Rajo adalah wilayah di Kabupaten Bungo, Jambi. Yang terakhir, Sialang Balantak Basi adalah wilayah di Rantau Barangin, Kabupaten Kampar, Riau sekarang.

Bahasa Minangkabau juga menjadi bahasa lingua franca di kawasan pantai barat Sumatra Utara, bahkan menjangkau jauh hingga pesisir barat Aceh. Di Aceh, penutur bahasa ini disebut sebagai Aneuk Jamee. Selain itu, bahasa Minangkabau juga dituturkan oleh masyarakat Negeri Sembilan, Malaysia yang nenek moyangnya merupakan pendatang asli asal ranah Minang sejak berabad-abad silam.

Dialek

Dialek bahasa Minangkabau sangat bervariasi, bahkan antarkampung yang dipisahkan oleh sungai sekali pun dapat mempunyai dialek yang berbeda. Perbedaan terbesar adalah dialek yang dituturkan di kawasan Pesisir Selatan dan dialek di wilayah Mukomuko, Bengkulu.
Selain itu dialek bahasa Minangkabau juga dituturkan di Negeri Sembilan, Malaysia dan yang disebut sebagai Aneuk Jamee di Aceh, terutama di wilayah Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan.
Berikut ini adalah perbandingan perbedaan antara beberapa dialek:

Bahasa Indonesia/ Bahasa Melayu : Apa katanya kepadamu?
Bahasa Minangkabau "baku"    : A keceknyo jo kau?
Mandahiling Kuti Anyie  : Apo kecek o kö gau?
Padang Panjang  : Apo keceknyo ka kau?
Pariaman  : A kato e bakeh kau?
Luda i   : A kecek o ka rau?
Sungai Batang  : Ea janyo ke kau?
Kurai  : A jano kale gau?
Kuranji  : Apo kecek e ka kau?
Salimpaung Batusangkar : Poh ceknyoh kah khau duh?
Rao-Rao Batusangkar  : Aa keceknyo ka awu tu?


Untuk komunikasi antar penutur bahasa Minangkabau yang sedemikian beragam ini, akhirnya dipergunakanlah dialek Padang sebagai bahasa baku Minangkabau atau disebut Baso Padang atau Baso Urang Awak. Bahasa Minangkabau dialek Padang inilah yang menjadi acuan baku (standar) dalam menguasai bahasa Minangkabau.[rujukan?]

Contoh

Bahasa Minangkabau: Sadang kayu di rimbo tak samo tinggi, kok kunun manusia (peribahasa)
Bahasa Indonesia: Sedangkan pohon di hutan tidak sama tinggi, apa lagi manusia

Bahasa Minangkabau: Co a koncek baranang co itu inyo (peribahasa)
Bahasa Indonesia: Bagaimana katak berenang, seperti itulah dia.

Bahasa Minangkabau: Indak buliah mambuang sarok di siko!
Bahasa Indonesia: Tidak boleh membuang sampah di sini!

Bahasa Minangkabau: Bungo indak satangkai, kumbang indak sa ikua (peribahasa)
Bahasa Indonesia: Bunga tidak setangkai, kumbang tidak seekor

Bahasa Minangkabau: A tu nan ka karajo ang* ?
Bahasa Indonesia: Apa yang akan kamu kerjakan?

* perhatian: kata ang (kamu) adalah kata kasar

Karya sastra

Karya sastra tradisional berbahasa Minang memiliki persamaan bentuk dengan karya sastra tradisional berbahasa Melayu pada umumnya, yaitu berbentuk pantun, cerita rakyat, hikayat nenek moyang (tambo) dan adat-istiadat Minangkabau. Penyampaiannya biasanya dilakukan dalam bentuk cerita (kaba) atau dinyanyikan (dendang).



Perbandingan dengan Bahasa Melayu/Indonesia


Orang Minangkabau umumnya berpendapat banyak persamaan antara Bahasa Minangkabau dengan Bahasa Melayu/Indonesia. M. Rusli dalam Peladjaran Bahasa Minangkabau menyebutkan pada pokoknya perbedaan antara Bahasa Minangkabau dan Bahasa Indonesia adalah pada perbedaan lafal, selain perbedaan beberapa kata.
Contoh-contoh perbedaan lafal Bahasa Melayu/Indonesia dan Bahasa Minangkabau adalah sebagai berikut:
ut-uik, contoh: rumput-rumpuik
us-uih, contoh: putus -putuih
at-ek, contoh: rapat-rapek. Untuk kata-kata berasal dari bahasa asing at-aik, contoh: adat-adaik
al/ar-a, contoh: jual-jua, kabar-kaba
e(pepet)-a, contoh: beban-baban
a-o, contoh: kuda-kudo
• awalan ter-, ber-, per- menjadi ta-, ba-, pa-. Contoh: berlari, termakan, perdalam (Bahasa Melayu/Indonesia) menjadi balari, tamakan, padalam (Bahasa Minangkabau)

sekian dulu untuk materi kali ini… kapan2 saia lanjutkan kembali.. smangat bwat para pembelajar… dengan belajar lebih dalam budaya lain semakin kita tahu INDONESIA itu tag hanya satu pulau.. tag hanya satu suku…. semakin kita bisa menghargai perbedaan dan chiri khas tiap2 daerah suku bangsa dan adat istiadatnya…

 tunggu bahasan selanjutnya… salam ian amateur… :) 

Sabtu, 22 Oktober 2011

ini aku.. biarkan aku hidup biarkan aku merasakan indahnya hidup.. merasakan pahitnya perjuangan... akan ku takhlukkan malam dengan jalan fikiran ku... !


Ian sang  amateur  itu Nadrian Akhsanov

Riwayat kehidupan sang pemimpi.

Aku adalah nadrian akhsanov sang amateur penikmat larik larik sajak jiwa, Alhamdulillah dengan rahmat allah tuhan maha tunggal ,aku mulai melihat cerahnya dunia tepat pada tanggal 30 november 1992 hari senin, subuh hari di sebuah tempat praktek bidan yang tak jauh dari rumah ku, tak ubahnya anak-anak pada umumnya aku melalui kehidupan ku dengan semestinya, anak keempat(bungsu) dari berempat bersaudara, terlahir dari seorang ayah yang tamatan sma(sekolah menengah atas)  dan ibu seorang tamatan smea(sekolah menengah ekonomi atas) yang kedua duanya berpropesi sebagai pegawai negeri sipil bergolongan rendah, tag ada yang istimewa dari kehidupan ku, tapi aku bangga mempunyai orang tua yang menjadi sosok pendidik dan ispirator terbesar dalam setiap langkah ku. Dari kecil aku selalu diajarkan tentang sesuatu yang besifat kebaikan dengan suasana keluarga yang masih kental akan spiritual islam maklum kakek yang biasa aku panggil buya(panggilan kehormatan di daerah minangkabau bagi orang-orang yg bijak dalam urusan agama) adalah seorang tokoh agama besar di daerah ku. Di rumah aku bukanlah seorang yang baik. Mungkin kalah baik dengan yang lain, sedikit kerja banyak minta.. ea mungkin smwa itu identic dengan sosok ku.. namun inilah aku yang baru. Yang berusaha menjadi lebih baik dari masa lalu.. karena bagi ku “orang baik itu bukan lah orang yang sepenuhnya baik, namun orang yang selalu mencoba untuk baik walau berakhir dengan tidak baik”(ian amateur) .

  •  TK

Awal langkah ku menikmati dunia pendidikan bermula di sebuah taman kanak kanak pada tahun 1998, nama nya tk Pembina… mh… sesuai dengan namanya di sini para guru di harapkan untuk bisa membina para siswa nya agar tebina secara intelektual,emosional dan yang pasti spiritual. 

  • SD

 Beranjak pada tahun 1999 aku di nyatakan lulus sebagai siswa taman kanak kanak dan selanjutnya nama ku ter catat sebagai siswa sekolah dasar di sdn 23 setia budi painan, sekolah unggulan saat itu dan mungkin sampai sekarang. Banyak kisah, disinilah awal ku mulai bisa merangkai kata dari jejeran huruf, awal ku bisa sedikit berhitung dan sampai saat ini kemampuan ku dalam berhitung masih dalam kategori sedkit, Karena aku memang tag minat dalam masalah ini. Enam tahun menjalani kisah sebagai anak esde seragam putih merah ... 

  • SMP


selanjutnya aku memulai kisah baru pada tahun 2004 sebagai siswa semester pertama di smp di smp n 1 painan sama seperti di sd dulu prestasi ku biasa biasa saja tag ada yg istimewa. Dalam pendidikan aku bukanlah sesorang yang pintar atau jenius.. aku sadar akan kemampuan ku makanya aku berusaha untuk tidak pernah sombong karena memang itulah yang aku punya tak lebih tak kurang… sewaktu smp sempat merasakan dua kali menikmati persaingan di kelas unggul tepatnya pada kelas satu dan kelas dua, namun pada saat kelas tiga kemampuan ku tersaingi oleh mereka yang lainya. Tak apa, toh hidup memang sebuah persaingan yg apabila kita tag siap menghadapinya maka bersiaplah untuk tersingkir. tapi aku yakin tak akan selamanya kita di atas adakalanya roda yg bundar itu berpurtar terserah kita apakah kita larut dalam kejayaan atau lemah dalam keterpurukan.
Bagiku “orang yang bijak itu adalah orang yang bisa menerima apa yang telah ditakdirkan namun berusaha memperbaiki nasib yang telah digariskan karena tuhan berikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan” (ian amateur)

  • SMA

Pada tahun 2007, aku mulai resmi meninggalkan smp dan menanggalkan semua embel embel putih biru dan menukarnya dengan putih abu abu, kata orang inilah masa masa terindah sekolah… dan untuk pertama kalinya aku mendapatkan mandat sebagai ketua kelas prestasi baru mungkin bagi ku. Menjalani hari dengan biasa, di sinilah aku mulai mencoba untuk merintis karier dalam berorganisasi memberanikan diri mendaftar sebagai bakal calon ketua osis.. mencoba membuat visi misi untuk mandedikasikan diri sepenuhnya bagi sekolah yang lebih baik. Sayang langkahku sedikit terhalang, tuhan belum merestui obsesiku untuk memimpin sebuah organisasi intera sekolah itu. Namun setidaknya aku menduduki jabatan sebagai seksi salah satu bidang, sedikit kecewa tapi tak pernah putus asa mungkin allah tahu kemampuanku dalam berorganisasi bisa di bilang anak kemarin sore, belum punya pengalaman dan belum menguasai cara be birokrasi yang baik hanya bermodal nekat dan ingin merasakan jadi seorang organisatoris. Dalam pemilihan selanjutnya aku kembali mencalonkan diri lagi , dan lagi lagi belum nasibku tapi setidaknya jabatan ku naik setingkat sebagai ketua seksi banyak orang yang tak menghargai proses yang sedikit seperti ini, tapi aku beda bagi ku inilah sebuah prestasi yg bisa di bilang sukses walau cuma naik setingkat namun itulah yang patut di hargai. Banyak teman terbaik yang ku temui disini namun tetap tag banyak teman sehati yang bisa ku dapat. telat, loncat pagar, nongkrong di kantin, di kejar guru, cabut dari kelas, smwa pengalaman buruk ini telah pernah ku rasakan , bahkan ada yg telah menjadi sarapan ku tiap hari dan smwa tag terlalu asing di telinga ku, hanya saja dari dulu hingga skarang sedikitpun ku tag penah menyangkutkan smwa kelakuan ku di sekolah dengan orang tua. seburuk2 nya tingkah ku tetap aq masih berfikir untuk tidak melilitkan orang tua dalam masalahku. makanya di masa sekolah dulu tag pernah yang namanya dapat surat panggilan untuk orang tua… aku tetap anak nakal yang baik. hehe… Ujian nasional adalah pesta akbar yang menjadi ajang harap harap cemas bagi semua siswa termasuk aku, setelah sekian lama hasilnya memuaskan aku dinyatakan lulus dengan nilai yang lumayan baik tapi tag ada kebanggaan karena memang ini tag sedikitpun kemurnian dari isi kepala ku namun tag bisa di salahkan Karena tag heran lagi semua orang memakai cara kotor ini. Dan kisah ku berakhir di sma.   

  •  BIMBEL

Dengan tekad kuat untuk bisa mencatatkan diri di selembaran bersama sama orang beruntung lainya, aku mendaftarkan diri pada sebuah tempat bimbingan belajar masyur di kota padang bernama gama, 75km dari kota asalku painan, ambisi besar bisa lulus snmptn dan bisa menjadi anak kuliahan lulus dengan cara bersih murni hasil otak sendiri akhirnya aku mendiami kota padang selama sebulan genap sepuluh hari, bertemu dengan orang orang dari asal yg beragam walau masih sama2 dari wilayah sumatera barat namun bermacam dialek dan irama yg unik bahkan ada beberapa teman yang berasal dari provinsi tetangga yg berbeda dari segi budaya bahasa dan mungkin cita rasa selera. Hari pertama bimbel aku dihadapkan pada ujian tryout kemampuan dasar yg soalnya belum pernah di temukan sebelumnya Alhamdulillah walau masih jauh dari yg diinginkan namun nilaiku tergolongkan pada papan tengah, ternyata aku memang tidak bodoh.. hehe.. di tempat ini juga awal mula titik ledakan dalam diri ku bahwa aku akan menjadi lebih baik dari sebelumnya dalam fikiran ku tertanam “lebih baik masa lalu kelam daripada masa depan suram”(ian amateur) . smwanya di akhiri dengan hari penentuan ujian snmptn . aku yakin inilah awalku membuktikan pada semua orang bahwa aku nadrian akhsanov ini bisa sama dengan orang yg lain walau dari beberapa sisi masih banyak factor lemah yang tag bisa dielakkan.                        

  • UNIVERSITAS 


Masih tertanam dalam impian untuk bisa menduduki bangku perguruan tinggi kedinasan , dari jauh jauh hari angan itu selalu meng obsesi ku untuk bisa lulus kesana, akhirnya pada saat masa free setelah ujian snmptn aku mamberanikan diri untuk mendaftar menjadi salah satu calon taruna sekolah tinggi tranportasi darat. Mencoba mengemas smwa syarat syarat yg di tentukan dan akhirnya aku dan mamah memulai langkah menuju tempat impian ku yaitu kota bekasi. Berusaha berikhtiar dan diiringi doa namun lagi lagi dan lagi allah belum merestui jalan ku di sttd, sedikit terpukul kecewa dan putus asa. Tapi aku kembali mencoba berbesar hati masih ingat dalam fikiran ku bahwa “seberapapun indahnya rencana kita jauh lebih indah rencana allah untuk kita”(ian amateur). Tak lama berselang akhirnya hasil test snmptn keluar, aku di nyatakan lulus sebagai mahasiswa di jurusan psikologi salah satu universitas islam di kota bandung. Dan aku menjalani smwa nya dengan biasa. Disana aku mencoba untuk bisa menjadi yg lebih baik dari sebelumnya. Meristis karier lebih baik dari sebelumnya , dan tak lama aku mulai bergabung di berbagai organisasi intra kampus maupun ekstra kampus yang pasti memang yg satu ideologhi dan prinsip dengan cara pandang ku. Pola pikir ku lebih terasah untuk melihat sisi lain dari berbagai permasalahan dan aku suka politik. Tag ada yang memisah kan kehidupan dari politik. mengkritisi setiap kebijakan timpang dan mendukung smwa yang menjadi kebenaran yg di buat oleh manusia sendiri maupun kebenaran muthlak dari sang maha benar. jiwa ku yang nyata ada disini, aku tag ingin  sekedar suka, jauh dari smwanya aku ingin mengkaji, memahami lebih dalam  lagi masalah sosial politik dan suatu saat nanti impian ku ingin langsung terjun sebagai pemeran utama di panggung politik dan tentu aku akan membawa pencerahan dan gagasan baru tentang konsep perpolitikan islam. Karena dalam berfikir aku menggabungkan tiga unsur mendasar dari jiwa ku yaitu, psychology, social dan Islamic politic. dan itulah nadrian akhsanov yang aku kenal sekarang.

Harapan sang Amateur untuk dirinya, pendidikan, karier dan untuk Dunia !
                                “tinggalkan lah gengsi hidup berawal dari mimpi .. gantungkan yang tinggi agar  semua terjadi” sedikit kutipan dari lirik syair alunan lagu dari musisi inspiratif bondan prakoso and fadetoblack, ea.. banyak orang bilang kalau hidup itu di mulai dari bermimpi setinggi2 nya.. dengan jujur saia katakan ia, saia setuju dengan kalimat motivasi itu, cobalah bermimpi setinggi bintang di langit gantungkan harapan setinggi bintang di langit , setelah anda menaruh smwa impian anda maka mulailah semua itu dengan cara berhenti bicara lakukan langkah pertama tanpa takut akan terjatuh